Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • HYDRO FATIH | ORGANIC FLOWER GARDEN
blog-img-10

Posted by : Indah Melina

Cara Semai Chamomile

Chamomile adalah salah satu bunga yang selalu saya tanam setiap musimnya, karena Chamomile adalah salah satu edible flower dan memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk Kesehatan. Chamomile bisa dibuat untuk teh dalam kondisi segar maupun setelah dikeringkan, untuk membuat teh Chamomile cukup diseduh dengan air panas. Selain untuk teh chamomile juga bisa digunakan sebagai bahan dasar skin care. Ditanam dengan cara organic sehingga aman untuk dikonsumsi. Teh chamomile sangat popular, dengan aroma yang khas dari bunga chamomile memiliki efek menenangkan. Chamomile termasuk salah satu anggota keluarga Asterceae.

 

CARA SEMAI CHAMOMILE

Benih Chamomile menghendaki masa germinasinya di suhu sekitar 19°C. Jika suhu di rumah atau di kebun masih berkisar antara 16°C - 20°C kita tidak perlu masukkan semaian ke dalam box yang kita buat untuk menciptakan suhu yang diinginkan. Tetapi jika suhu rata-rata tempat tinggal kita di atas 20°C sebaiknya kita membuat kotak khusus untuk menciptakan suhu yang diinginkan.

Masa germinasi chamomile cukup singkat, hanya berkisar antara 3 sampai 5 hari saja.Chamomile memerlukan kegelapan di masa germinasinya. 

PERLENGKAPAN

  1. Rock wool
  2. Nampan plastik
  3. Benih kualitas baik, saya biasa pakai merk Haira Seed. Kualitas benih untuk chamomile cukup bagus. Mudah didapat di market place.
  4. Air bersih
  5. Box pendingin.
  6. Stik es krim untuk memberi nama dan tanggal semai

Langkah-langkah semai Chamomile

  1. Basahi rockwool dengan air bersih sampai semua bagian rockwool bassh, hindari air sampai menggenang
  2. Lubangi bagian tengah rockwool
  3. Taburkan benih Chamomile ke dalam lubang yang sudah kita buat, karena benih Chamomile sangat lembut, lebih, lebih lembut dari benih bayam, saya biasa menabur benih sekitar 3 sampai 10 benih. Mereka bisa tumbuh bergerombol dan disaat berbunga mereka akan bergantian berbunga.
  4. Masukan tray semai ke dalam box low temperature, tambahkan es batu dan tidak perlu terlalu banyak es batunya, ganti setiap hari jika es batunya sudah mencair.
  5. Setelah hari ke 3 biasanya Chamomile sudah sprout (yaitu kondisi dimana calon akar berwarna putih sudah terlihat). Jika kualitas benih baik, Chamomile biasanya serentak sprout nya. Segera jemur tray semainya di bawah sinar matahari pagi sampai kira-kira jam 12 siang.
  6. Lindungi semaian dari hujan, karena akan menghanyutkan benihnya yang belum kuat mencengkram media tanam. Jaga kelembabannya.
  7. Siram baby Chamomile dengan nutrisi daun (Hydro Fatih memiliki produk nutrisi untuk usia semaian) dengan PPM rendah.
  8. Di usia sekitar 3 pekan biasanya bayi Chamomile sudah siap pindah tanam, untuk pot pembesaran, saya biasa pakai pot 10cm. Dengan media compost plus sekam bakar. Siram masih memakai nutrisi daun PPM rendah.
  9. Di usia sekitar 6 pekan tanaman Chamomile sudah siap di pindah ke kebun atau ke pot besar. Untuk Chamomile jika ingin ditanam di pot ukuran diameter 30cm sudah cukup sampai dia siap berbunga.
  10. Chamomile biasanya sudah berbunga di usia sekitar 8-10 pekan.

Bunga Chamomile selain memiliki kecantikan yang biasa diabadikan dalam rangkaian bunga juga memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan. In sya Allah di halaman berikutnya saya akan kupas tuntas manfaat chamomile baik untuk kesehatan badan maupun kesehatan kulit. Dan produk-produk apa saja  yang bisa kita buat dari bunga cantik ini.