Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • HYDRO FATIH | ORGANIC FLOWER GARDEN
blog-img-10

Posted by : Indah Melina

Cara Semai Calendula

 

Calendula (Calendula officinalis) adalah tanaman yang dikenal sebagai pot marigold. Ini tidak sama dengan marigold hias dari genus Tagetes yang ditanam di kebun sayur sebagai companion flower atau bunga refugia.

Calendula berasal dari Asia dan Eropa selatan dan telah digunakan secara tradisional dalam system pengobatan Ayurveda dan Unani. Bahan kimia dalam calendula dapat membantu jaringan baru tumbuh di luka dan mengurangi pembengkakan di mulut dan tenggorokan. Bunga Calendula umumnya digunakan untuk luka, ruam, infeksi, peradangan, dan banyak kondisi lainnya.  

            

Cara Semai Calendula.

Calendula adalah merupakan jenis bunga dari negara subtropis yang masih baik berbunga di Indonesia. Calendula biasa ditanam di akhir musim semi sampai awal musim gugur. Baik berbunga di kondisi full sun tetapi masih bisa berbunga dengan sedikit naungan.

Kebutuhan suhu di masa germinasinya adalah sekitar 15°C sampai 20°C. Seperti benih-benih lain yang membutuhkan suhu rendah di masa germinasinya kita bisa menyiapkan box yang bisa di atur suhunya dengan menambahkan es batu ke dalamnya.

1. Media yang biasa saya pakai untuk semai calendula adalah yang pertama rockwool dan yang kedua adalah campuran antara peatmoss khusus semai: sekam bakar: cocopit. Perbandingannya 1:1:1.

2. Benih yang memilliki kualitas yang baik dan masa expirednya masih cukup lama.

3. Benih akan sprout antara 5 sampai 14 hari.

4. Jika media semai yang digunakan adalah rockwool langkahnya: potong2 rocwool ukuran 2.5cm x 2.5cm basahi dengan air dan tempatkan di tray plastic. Lubangi rockwool, taruh benih di atas lubang yang telah disediakan lalu masukkan ke dalam box low temperature lalu tutup. Calendula membutuhkan kegelapan di masa germinasinya.

5. Jika Media yang di pakai adalah campuran peatmoss, sekam bakar dan cocopit. Kita masukkan media ke dalam tray semai, siram dengan air, lubangi media dan taruh benih di dalam lubang yang telah kita buat, tutup tipis bagian permukaan benih dengan media, lalu taruh di dalam box low temperature. Jangan lupa selalu mengganti es batu setiap hari, supaya temperature di dalam box diharapkan tetap di bawah 20°

6. Setelah benih terlihat sprout (mengeluarkan bakal akar berwarna putih) jika benih kualitas bagus, calendula sprout secara bersamaan. Jemur tray semainya di lokasi yang ternaungi dari air hujan, tetapi mendapatkan sinar matahari minimal dari pagi sampai siang.

7. Siram semaian ini dengan nutrisi daun dengan PPM rendah (2.5ml nutrisi dicampur dengan 1 liter air).

8. Sekitar usia 3 pekan semaian sudah bisa dipindah ke pot pembesaran dan sudah bisa mendapatkan sinar matahari sampai sore. Nutrisi yang diberikan tetap dengan nutrisi ppm rendah. Hampir semua jenis calendula hanya memiliki tinggi tanaman tidak lebih dari 50cm, jadi bisa ditanam di dalam pot.